Kepedulian Warga Kalibagor Bantu Polresta Banyumas Ungkap Kasus Penyalahgunaan Sabu

Kepedulian Warga Kalibagor Bantu Polresta Banyumas Ungkap Kasus Penyalahgunaan Sabu

Kepedulian warga Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, membuahkan hasil. Saat kerja bakti pada Minggu (8/2/2026) pagi, masyarakat mencurigai dua pria di pinggir jalan area persawahan. Salah satunya, MY (26), warga Kecamatan Banyumas, berhasil diamankan sekitar pukul 10.40 wib setelah didapati mengambil sesuatu di lokasi tersebut, sementara rekannya yang diketahui berinisial P melarikan diri.



Dari pemeriksaan awal di tempat kejadian, warga menemukan satu sedotan plastik putih bergaris biru berisi kristal yang diduga sabu serta dua unit telepon genggam. Temuan tersebut langsung diserahkan warga ke pihak kepolisian.



“Benar, yang bersangkutan diamankan saat warga kerja bakti karena gerak geriknya mencurigakan. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan barang yang diduga sabu dan langsung diserahkan ke Polsek Kalibagor,” ujar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H.



Hasil penimbangan menunjukkan barang bukti sabu seberat bruto 0,3 gram. Tes urine MY juga dinyatakan positif methamphetamine. Kepada penyidik, MY mengaku terakhir menggunakan sekitar sepekan lalu dan awalnya hendak membeli tramadol, namun akhirnya diajak patungan membeli sabu senilai Rp450 ribu bersama dua rekannya.



Kapolresta menegaskan, berdasarkan gelar perkara dan koordinasi dengan BNNK Banyumas, MY dikategorikan sebagai korban penyalahguna dan tidak terindikasi bagian dari jaringan peredaran narkotika. Mengacu pada SEMA Nomor 4 Tahun 2010, penyidik memfasilitasi MY untuk menjalani asesmen dan rehabilitasi di BNNK Banyumas.



Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Pajerukan yang telah mendapatkan pemahaman terkait langkah hukum yang diambil dalam penanganan perkara tersebut menyatakan dukungannya terhadap langkah rehabilitasi “Kami mendukung karena yang bersangkutan masih dapat dibina. Lingkungan siap membantu memantau agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.



Saat ini, Satresnarkoba Polresta Banyumas masih menelusuri dua rekan MY yang diduga turut terlibat. Sinergi antara masyarakat dan aparat ini menjadi bukti bahwa upaya pemberantasan narkotika juga memerlukan peran aktif lingkungan sebagai garda terdepan pencegahan.



“Kami mengapresiasi kepedulian dan keberanian warga yang telah sigap melaporkan serta mengamankan terduga penyalahguna narkotika. Partisipasi aktif masyarakat seperti ini sangat membantu kepolisian dalam upaya pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba,” terang Kombes Pol Petrus Silalahi.



(PID Presisi Humas Polresta Banyumas)


Link Tersedia:

Tidak ada link yang tersedia.


« Kembali ke Daftar Konten