Polresta Banyumas turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melalui zoom meeting, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada jagung.
Di wilayah Polresta Banyumas, panen raya dilaksanakan di lahan jagung Desa Bantarwuni, Kecamatan Kembaran. Wakapolresta Banyumas AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., hadir mewakili Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr Ari Wibowo, S.I.K., M.H., bersama unsur Forkopimcam, TNI, Bulog, penyuluh pertanian, perangkat desa, serta kelompok tani setempat.
Dalam sambutannya secara virtual, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri secara konsisten mendukung kebijakan pemerintah di sektor pangan, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga pendampingan dan optimalisasi lahan pertanian
“Polri mendukung penuh program ketahanan pangan nasional melalui penanaman dan panen jagung serentak di 36 Polda. Ini adalah bentuk nyata sinergi Polri dengan kementerian, pemerintah daerah, dan para petani,” ujar Kapolri.
Sementara itu, Asisten SDM Kapolri Irjen Pol Anwar, S.I.K., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Kuartal IV tahun 2025, penanaman jagung serentak dilakukan di lahan seluas 47.830,93 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai 743.522,66 ton. Adapun panen yang dilaksanakan serentak pada hari ini mencakup lahan seluas 1.191,28 hektare dengan estimasi produksi sekitar 4.765,12 ton.
Irjen Pol Anwar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2025, produksi jagung nasional tahun 2025 mencapai 16,5 juta ton, meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2024. “Dari capaian tersebut, Polri berkontribusi produksi jagung sebesar 3,57 juta ton. Ini menjadi bagian penting dalam keberhasilan Indonesia mencapai swasembada jagung pada tahun 2025,” jelasnya.
Wakapolresta Banyumas AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro menegaskan bahwa Polresta Banyumas akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pengamanan, pendampingan, serta kolaborasi lintas sektor.
“Kami siap bersinergi dengan petani, penyuluh, dan pemerintah daerah agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan. Panen raya ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang memastikan kesejahteraan petani dan stabilitas pangan,” ungkapnya.
Selain panen raya, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif antara Kapolri dan jajaran Polda se-Indonesia untuk menyerap masukan serta memperkuat strategi ketahanan pangan ke depan.
Dengan capaian swasembada jagung dan stok nasional yang mencukupi, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional pada tahun 2026 tidak lagi melakukan impor jagung, bahkan membuka peluang ekspor.
(PID Presisi Humas Polresta Banyumas)
Tidak ada link yang tersedia.