BANYUMAS – Kesenian tradisional kuda kepang memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-7 Paguyuban Trah Keta Dikara Sakem di Grumbul Pecikalan, Desa Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Minggu (9/8/2026).
Pertunjukan yang berlangsung sejak pukul 12.30 hingga 17.00 wib tersebut menarik perhatian sekitar 300 warga. Uniknya, pertunjukan digelar di area persawahan dan menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang untuk mempererat kebersamaan warga.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Polsek Wangon Aiptu Okky Triambudi, SH bersama Aipda H. Ngudiartono, SH hadir melakukan pengamanan di lokasi.
Kehadiran personel kepolisian tidak hanya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati pertunjukan kesenian tradisional dengan nyaman.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Wangon Iptu Kuswanto, S.H mengatakan pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan menjaga setiap kegiatan berjalan aman serta kondusif.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam setiap kegiatan, termasuk pertunjukan kesenian tradisional. Kami mengimbau seluruh warga yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban dan bersama sama menciptakan suasana yang aman,” ujar Iptu Kuswanto.
Menurutnya, kegiatan kesenian tradisional seperti kuda kepang juga memiliki nilai positif karena menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh pihak, kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” katanya.
Selama pertunjukan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir pada sore hari.
(PID Presisi Humas Polresta Banyumas)
Tidak ada link yang tersedia.